SUBSTANSI DAN METODOLOGI FILOLOGI DALAM NASKAH KUMPULAN MANTERA

Ahmad Rijal Nasrullah, Ade Kosasih

Abstract


Artikel ini membahas subtansi dan metodologi filologi sebagaimana tercakup dalam keilmuan filologi. Pengertian filologi dalam tulisan ini tidak terbatas pada akar katanya saja, melainkan lebih luas seiring dengan perkembangan keilmuan ini dari masa ke masa, dalam mempelajari  khazanah kebudayaan masa lampau dari objek kajiannya yang disebut dengan manuskrip atau naskah. Metode penelitiannya cenderung bersifat kualitatif guna mengungkap kedalaman makna yang terkandung dalam objek yang diteliti. Metode penelitian bersifat paradigmatis guna mewujudkan sebuah bentuk laporan hasil penelitian yang telah dilakukan. Biasanya disajikan mulai dari tahap yang bersifat deskriptif, analitis, komparatif, dan sebagainya.Metode kajian filologi terbagi dua, yakni metodepenelitiannaskahatau kritiknaskah, yaitu proses pendeskripsian wujud fisik naskah. Hal ini yang didasarkan atas penerapan teori kodikologi. Selanjutnya, adalah metodekajian teks atau kritikteks, yakni proses perekonstruksian teks sebagai isi atau kandungan naskah yang bersifat abstrk dan hakiki. Hal ini didasarkan atas penerapan teori  tekstologi. Dalam artikel ini juga dibahas penerapan metode dan teori filologi pada Naskah Kumpulan Mantra yang didapatkan  dari penelitian lapangan di Kabupaten Cianjur.

Keywords


metodologi filologi; naskah; kumpulan mantera; substansi; manuskrip

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.37014/jumantara.v9i2.253

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekretariat:
Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi
- Perpustakaan Nasional RI
Jalan Medan Merdeka Selatan, Nomor 11, Jakarta Pusat