Manuskrip Al-Ḥikam: Edisi Teks dan Terjemahan

Alhafiz Kurniawan

Abstract


Tesis ini mengkaji tentang manuskrip al-Ḥikam al-Aṭāiyyah koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Teks ini termasuk karya tasawuf dengan tiga bagian, yaitu aforisme, sejumlah surat yang berisi nasihat untuk sahabat atau muridnya, dan munajat kepada Tuhan. Fokus kajian ini terbagi menjadi dua. Pertama kajian filologis yaitu menyajikan edisi teks al-Ḥikam al-Aṭāiyyah yang telah dibersihkan dari kesalahan dan diterjemahkan sehingga kandungan dan keunikan teks salinan al-Ḥikam dapat diketahui oleh masyarakat luas. Kedua secara etnografis, yaitu pelisanan teks al-Ḥikam yang digunakan sebagai penyebaran nilai-nilai sufisme di masyarakat miskin perkotaan yang sangat kompleks, khususnya masyarakat industri pelabuhan di Cilincing, Jakarta Utara.  Pelisanan teks al-Ḥikam sebagai teks sufisme yang berkembang dalam tradisi Syadziliyyah dapat digunakan oleh pendukung tradisi Qadiriyyah-Naqsyabandiyyah. Pelisanan teks al-Ḥikam ini lazimnya dilakukan di dalam pesantren, majelis taklim di aula maupun di masjid, atau kafe dengan jamaah yang terdiri atas masyarakat kelas menengah perkotaan, tetapi di masyarakat miskin industri pelabuhan di Jakarta Utara. Pelisanan secara intensif teks al-Ḥikam merupakan salah satu cara ekspresi sufisme yang diambil pendukung tarekat Qadiriyyah-Naqsyabandiyyah untuk menghadapi situasi sosial tertentu.

Keywords


al-Ḥikam; sufisme; filologi; manuskrip; kelisanan; urban

Full Text:

PDF

References


Naskah:

Athaillah, Ibnu. (tt). Al-Ḥikam Al-Aṭāiyyah dengan nomor panggil A 180. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Athaillah, Ibnu. (tt). Al-Ḥikam Al-Aṭāiyyah dengan nomor panggil A 402. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Athaillah, Ibnu. (1783). Al-Ḥikam Al-Aṭāiyyah wa Gairuhā dengan nomor panggil A 554. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Buku:

Damono, Sapardi Joko. (2016). Alih Wahana. Ciputat: Editum.

Eneste, Pamusuk. (1991). Catatan Kecil dari Editor dalam Aku Ini Binatang Jalang karya Chairil Anwar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hoed, Benny. (2006). Penerjemahan dan Kebudayaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Howell, Julia Day. (2001). Sufism and the Indonesian Islamic Revival dalam The Journal of Asian Studies 60, no 3. Michigan: Association for Asian Studies.

Howell, Julia Day. (2012). Modernitas dan Spiritulitas Islam dalam Jaringan Sufi Baru di Indonesia dalam Tashwirul Afkar, Jurnal Refleksi Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan (Edisi 32). Jakarta: PP Lakpesdam NU.

Kayyali, Ashim Ibrahim. (2008). Tahqiq Ihkam al-Hikam fi Syarh al-Hikam. Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyyah.

Lubis, Nabilah. (2011). Sejarah Pembuatan Manuskrip Arab dan Kendala Yang Muncul dalam Teks, Naskah, dan Kelisanan Nusantara. Depok: Yayasan Pernaskahan Nusantara.

Mahmud, Abdul Halim dan Mahmud bin Syarif. (2010). Tahqiq Hikam Ibn Athaillah. Mesir: Al-Syirkah al-Qawmiyyah.

Murgiyanto, Sal. (1998). Mengenai Kajian Pertunjukan dalam Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan Yayasan Asosiasi Tradisi Lisan.

Nawawi, Muhammad. (1896). Mishbah al-Zhulam ‘ala Nahj al-Atamm fi Tabwib al-Hikam. Mekkah: Maktabah al-Mayriyah.

Purbacaraka. (1935). Sambungan Zaman dalam Polemik Kebudayaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Robson. (1994). Prinsip-prinsip Filologi Indonesia (terjemahan oleh Kentjanawati Gunawan). Jakarta: RUL.

Rofi‘i. (tt). Dalil fi At-Tarjamah: Bimbingan Tarjamah Arab-Indonesia. Vol I. Tangsel: Persada Kemala.

Rofi‘i. (2002). Dalil fi At-Tarjamah: Bimbingan Tarjamah Arab-Indonesia. Vol II. Tangsel: Persada Kemala.

Schechner, Richard. (2013). Performance Studies: An Introduction. Third Edition. New York: Routledge.

Sudjiman, Panuti. (1995). Filologi Melayu. Jakarta: Pustaka Jaya.

Swedan, Hasan Samahi. (1997). Pengantar Edisi Teks pada al-Hikam al-Athaiyyah. Damaskus: al-Mathba‘ah al-Fayha’.

Teeuw, A. (1982). Khazanah Sastra Indonesia: Beberapa Masalah Penelitian dan Penyebarluasannya. Jakarta: Balai Pustaka.

Teeuw, A. (1983). Tergantung Pada Kata: Sepuluh Sajak Indonesia. Jakarta: Pustaka Jaya.

Teeuw, A. (1994). Indonesia: Antara Kelisanan dan Keberaksaraan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Tim. (tanpa catatan tahun) Katalog Lokal Melayu. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Trimingham, Spencer. (1971). The Sufi Orders in Islam. London: Oxford University Press.

Yahya, Dzulkifli Iip. (2003). Tradisi Ngalogat di Pesantren Sunda, Penemuan dan Peneguhan Identitas dalam Politik dan Poskolonialitas di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Kamus:

Ali, Atabik dan Ahmad Zuhdi Muhdlor. (1998). Kamus Kontemporer Arab-Indonesia. (cetakan keempat). Yogyakarta: Multi Karya Grafika.

Munawwir, Ahmad Warson. (2002) Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. (edisi kedua, cetakan kedua puluh lima). Yogyakarta: Pustaka Progressif.

Katalog:

Behrend, T. E. (1998). Katalog Induk Naskah-naskah Nusantara Jilid 4: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia-Ecole Francaise D’Extreme Orient.




DOI: https://doi.org/10.37014/jumantara.v9i2.246

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekretariat:
Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi
- Perpustakaan Nasional RI
Jalan Medan Merdeka Selatan, Nomor 11, Jakarta Pusat