Naskah Doa Isim: Edisi Teks dan Kajian Isi

Septiyadi Sobar Barokah Saripin

Abstract


Isim merupakan suatu fenomena di masyarakat yang sangat erat dengan pemenuhan nilai-nilai religius, baik secara spiritual maupun kontekstual. Pemenuhan nilai religi menduduki fungsi penting dalam setiap situasi yang terjadi dalam setiap kurun waktu tertentu. Penelitian ini berusaha mengungkap berbagai gejala yang melatarbelakangi lahirnya isim, kedudukan, serta fungsi di kalangan masyarakat pendukungnya. Naskah Doa Isim (NDI) menjadi sumber data dalam melaksanakan investigasi tersebut. Sebagai sumber data, Naskah Doa Isim dikaji berdasarkan pendekatan dua disiplin keilmuan: filologi, dan sastra. Penekanan filologi berpusat pada kritik teks yang mencakup aspek fisik dan isi, dengan hasil berupa edisi teks yang bersih dari kasus kesalahan tulis. Kajian sastra secara umum menggunakan metode hermeunetik dengan pendekatan sosiologis. Metode heurmenetik merupakan suatu langkah pemahaman (interpretasi), di samping teks NDI yang berisi tentang ajaran keagamaan, sedangkan pendekatan sosiologis, berusaha memetakan kedudukan teks antara perngarang dan masyarakat, serta hubungan dari ketiganya. Diharapkan hasil kajian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat ikhwal naskah sebagai dokumen kebudayaan dan memberikan konstribusi bagi cabang ilmu lain (sejarah, agama, budaya, dan ilmu kemasyarakan).

Keywords


Naskah Doa Isim; Filologi; Kritik Teks; Sastra; Kedudukan; Fungsi

Full Text:

PDF

References


Baried, Siti Baroroh, ‘dkk’.(1985). Pengantar Teori Filologi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Darsa, Undang A. (1998). Khasanah Pernaskahan Sunda. Jatinangor: Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi ke-3 ). Jakarta : Balai Pustaka.

DePorter, Bobbi et.al.QuantumLearning. Bandung: Penerbit Kaifa.

Djamaris, Edwar.(2002). Metode Penelitian Filologi. Jakarta: CV Manasco

Ekadjati, Edi S. (1988). Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan . Bandung: Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran dan The Toyota Foundation.

Fathurahman, Oman. (2015). Filologi Indonesia: Teori dan Metode. Jakarta: Prenadamedia Group.

Geertz, Clifford. 2014. Agama Jawa: Abangan, Santri, Priyayi dalam Kebudayaan Jawa. Depok: Komunitas Bambu.

Huda, Nor. (2007). Islam Nusantara “Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia.Yogyakarta; Ar-ruzz Media.

Prawiroatmodjo, S. 1981. Bausastra Jawa-Indonesia. Jakarta: PT Gunung Agung.

Ratna, Nyoman Kutha.2008. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robson, S. O. (1994). Prinsip-Prinsip Filologi Indonesia. Jakarta: Rul.

Satjadibrata, R. 2000-2005 Kamus Bahasa Sunda. Jakarta: Kiblat.




DOI: https://doi.org/10.37014/jumantara.v7i2.290

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekretariat:
Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi
- Perpustakaan Nasional RI
Jalan Medan Merdeka Selatan, Nomor 11, Jakarta Pusat