Sabda Palon dan Naya Genggong dalam Naskah Melayu

Noriah Mohamed

Abstract


Dua tokoh yang dijadikan judul perbincanagn sememangnya tidak asing kepada peminat teks-teks Jawa namun nama-nama ini tidak begitu dikenali oleh penggemar teks Melayu melainkan yang akrab dengan teks Panji dan cerita Damar Wulan.  Sungguh pun demikian lagak dan kelakuan kedua  sosok ini ada persamaanya dengan watak pengiring dalam teks-teks Melayu terutama  dalam wayang kulit Melayu yang masih hidup di Kelantan seperti tokoh Pak Dogol dan Wak Long. Keganjilan bentuk fisikal kedua  sosok ini ada persamaanya dengan  sosok panakawan/punakawan dalam teks-teks Jawa.

Keywords


sabda palon; naya genggong; naskah melayu; manuskrip

Full Text:

PDF

References


Damar Wulan.1969. Kuala Lumpur : Pustaka Antara

Noriah Mohamed.1992. Hikayat Panji Semirang. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

______________.2005. Sastera Panji. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Soenarto Timoer.1980. Damar Wulan: Sebuah Lakon Wayang Krucil.Jakarta:Balai Pustaka.

Sunan Pakubowono. 1980. Panji Sekar. Jakarta: Departmen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sri Mulyono.1978.Wayang: Asal Usul Filsafat dan Masa Depannya Jakarta: Gunung Agung.

Winstedt. R.O. (peny.) 1937. Hikayat Malim Deman. Singapore: Malaya Publishing House.




DOI: https://doi.org/10.37014/jumantara.v1i2.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekretariat:
Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara
 - Perpustakaan Nasional RI
Jalan Medan Merdeka Selatan, Nomor 11, Jakarta Pusat