Sastra Wulang, Sebuah Genre di dalam Sastra Jawa dan Karya Sastra Lain Sejaman

Amir Rochkyatmo

Abstract


Sejak dikenalnya tradisi keberaksaraan, menandai dimulainya penulisan teks sebagai langkah lanjut masa kelisanan. Kehidupan sastra Jawa tertulis telah menjelajahi waktu cukup panjang dan melampaui beberapa periode. Pada masa keberaksaraan karya sastra dalam teks merupakan rekaman tertulis dari karya cipta dalam bentuk wacana. Ia mengungkapkan gagasan, buah pikiran, angan-angan, rekaman peristiwa dan lain-lain, disampaikan secara tertulis dalam bentuk teks. Teks merupakan ungkapan karya cipta pengarang yang melahirkannya melalui medium bahasa. Sebagai sarana ungkap, bahasa membingkai rasa, cipta dan karsa. Bahasa menjadi sarana komunikasi dan interaksi antar manusia untuk berbagai tujuan praktis, artistik bahkan juga filologis (Herusatoto, 1991). Dengan bahasa para pembaca dapat memahami dan menghayati pesan dan amanat yang tersurat atau tersirat.

Keywords


sastra wulang; sastra jawa; keberaksaraan; filologi

Full Text:

PDF

References


Damono, Sapardi Joko. 1992. Pengarang, Sastra dan Pembaca, dalam: Lembaran Sastra Universitas Indonesia, 17 Juli 1992.Depok: Fakultas Sastra UI.

Damono, Sapardi Joko. 2000. Estetika Sastra Jawa Baru Makalah Penyusunan Buku Pintar Sastra Jawa 1999/2000 Jakarta: Proyek Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Departemen P dan K.

Darusuprapta. 1982. Serat Wulangreh, anggitan Dalem Sri Paku Buwana IV Surabaya: Citra Raya.

Herusatoto, Budiono. 1991. Simbolisme dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: Penerbit PT Hanindito.

Luxemburg, Jan Van, dkk. 1989. Tentang Sastra (terjemahan Achadiati Ikram), Jakarta: Inter Nusa.

Pigeaud, Th.P. 1967. The Literature of Java Vol.I The Hague: Martinus Nijhoff.

Poerbatjaraka. 1940. Beschrijving der Handschriften Menak. Bandung: A.C.Nix en Co.

Poerbatjaraka, Prof DR RM Ng dan Tardjan Hadijojo. 1957. Kapustakan Jawi. Jakarta: Djambatan.

Rochkyatmo, Amir. 2001. Sastra Jawa Lama, dalam: Sastra Jawa, sebuah Tinjauan Umum (ed. Edi Sedyawati dkk). Jakarta: Pusat Bahasa-Balai Pustaka.

Sedyawati, Edi. 1988/1989. Laporan Penelitian Sastra Jawa Abad ke 18. Depok: Universitas Indonesia.

Sindunagara, Karyana. 2001. Mangku Nagaran, dalam: Sastra Jawa, Suatu Tinjauan Umum (ed.Edi Sedyawati dkk). Jakarta: Pusat Bahasa-Balai Pustaka.

Sudewa, A. 1989. Serat Panitisastra. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sudewa, A. 1992. Individu dan Masyarakat di dalam Serat Wulangreh. Makalah Seminar Nasional Sastra dan Filsafat UI. Depok.

Sudewa, Alex. 1995. Dari Kartasura ke Surakarta. Yogyakarta: Lembaga Studi Asia.

Teeuw, Prof DR A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Wibisono, Singgih. Tanpa tahun Budaya Jawa Sepanjang Masa. Teks Ceramah.




DOI: https://doi.org/10.37014/jumantara.v1i1.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 JUMANTARA: Jurnal Manuskrip Nusantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sekretariat:
Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi
- Perpustakaan Nasional RI
Jalan Medan Merdeka Selatan, Nomor 11, Jakarta Pusat