Kompetensi dan Budaya Kerja Pustakawan Menghadapi Pasar Bebas (Global Market)

Irva Yunita

Abstract


Abad ke-21 merupakan era globalisasi, perkembangan teknologi akan semakin menghilangkan batasan tempat antara satu orang dan yang lainnya. Baik secara lokal, nasional, bahkan internasional. Dengan adanya globalisasi tersebut, salah satu pengaruh yang dimunculkan yaitu adanya pasar bebas yang menjadi peluang sekaligus ancaman bagi berbagai profesi, termasuk juga pustakawan. Dengan demikian pustakawan harus memiliki kompetensi dan budaya kerja yang dipersiapkan untuk menghadapi pasar bebas. Kompetensi dasar saja tidak cukup, perlu berbagai kompetensi pendukung lainnya, misalnya kemampuan menguasai bahasa Internasional. Pustakawan juga perlu memiliki budaya kerja yang ulet, pekerja keras, disiplin, produktif, tanggung jawab, motivasi, manfaat, kreatif, dinamik, konsekuen, konsisten, responsive, mandiri, menjadi lebih baik, serta selalu siap melayani kebutuhan informasi pemustaka. Hal tersebut merupakan upaya pustakawan mempersiapkan diri menghadapi pasar bebas.


Keywords


Kompetensi pustakawan; budaya kerja pustakawan; pasar bebas.

Full Text:

PDF

References


Achmad, dkk. 2012. Layanan Cinta: Perwujudan layanan prima perpustakaan. Jakarta: Sagung Seto.

Mandal, K.C. Panda Manik. 2006. “Corporate culture in libraries and information centers to promote “knowledgebased business” in IT era. Tersedia dalam http://dx.doi. org/10.1108/01435120610702431. Diakses pada tanggal 11 November 2014.

Moeheriono. 2012. Pengukuran kinerja berbasis kompetensi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

“Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2012 tentang Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Jasa Kemasyarakatan, Sosial budaya, Hiburan, dan Perorangan lainnya Bidang Perpustakaan”. Tersedia dalam http://pustakawan.pnri. go.id/uploads/documen/SKKNI_Bidang_Perpustakaan. pdf. Diakses pada tanggal 25 November 2014.

Purwono. 2013. Profesi pustakawan menghadapi tantangan perubahan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rimbarawa, K. 2013. “Peran IPI dalam meningkatkan kompetensi pustakawan menuju sertifikasi”. Jakarta: Sagung Seto.

Rumani, Sri. 2014. “Sertifikasi profesi pustakawan berbasis kinerja sebagai upaya menghadapi era global”. Dalam Jurnal Media Pustakawan Vol. 21 No. 2 Tahun 2014.

Supriyadi, Gering dan Tri Guna. 2003. Budaya kerja organisasi pemerintah: bahan ajar diklat pejabat golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Surachman, A. 2012. “Pustakawan asia tenggara menghadapi globalisasi dan pasar bebas”. Dalam Jurnal Media Pustakawan Vol. 19 No. 1 Tahun 2012.

Wiratningsih, R. 2014. “Knowledge management: Implementasi peran pustakawan dalam mengadapi AFTA 2015”. Disampaikan dalam Seminar Nasional LIS Education: Building New Competencies Among LIS Profesional. Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada tanggal 04 November 2014.




DOI: https://doi.org/10.37014/medpus.v23i1.838

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Media Pustakawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Jurnal Media Pustakawan (e-ISSN:2685-3396), p-ISSN:0852-9248).