Hubungan Kompetensi Pustakawan dengan Layanan Prima

Siti Aliyah

Abstract


Abstrak
Pada hakekatnya perpustakaan adalah lembaga yang mengumpul, mengolah, menyimpan dan menyebarkan informasi dalam berbagai media dan bentuk. Mendapatkan informasi dalam berbagai media dan bentuk merupakan bagian Hak Azasi Manusia (HAM) agar manusia memiliki pengetahuan (knowledge) dalam hidup dan kehidupan. Karena itu, tujuan utama perpustakaan adalah mewujudkan masyarakat yang berbasis informasi dan pengetahuan. Salah satu keberhasilan perpustakaan sangat ditentukan oleh tersedianya tenaga pustakawan yang berdedikasi tinggi, mempunyai kompetensi, dan bekerja secara profesional. Dengan demikian pustakawan dituntut untuk memberikan layanan prima dan berorientasi kepada pemustaka.


Keywords


Kompetensi pustakawan; layanan prima.

References


Achmad dkk.(2012). Layanan Cinta: Perwujudan layanan prima “Perpustakaan”. Jakarta: Sagung Seto.

Kasmir. (2005). Etika Customer Service. Jakarta: Raja Grafindo persada.

Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Suherman (2011). Pustakawan Inspiratif: Untuk para Pengelola Perpustakaan dan Taman Bacaan. Bandung: MQS Publishing

Sulistyo Basuki. (2010). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Universitas Terbuka

Undang-Undang RI No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Wibowo. (2006). Manajemen Perubahan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.




DOI: https://doi.org/10.37014/medpus.v22i4.225

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Media Pustakawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Jurnal Media Pustakawan (e-ISSN:2685-3396), p-ISSN:0852-9248).