Kajian Resepsi Pustakawan Terhadap Tayangan Gemilang Perpustakaan Nasional 2016 di TV One

Endang Fatmawati

Abstract


Abstrak

 

Penelitian ini merupakan studi tentang khalayak pustakawan dengan pendekatan analisis resepsi. Tujuan penelitian adalah mengetahui encoding tayangan bertajuk Gemilang Perpustakaan Nasional 2016 di TV One kepada khalayak pustakawan dan bagaimana khalayak pustakawan aktif meresepsi pesan kode dalam tayangan Gemilang Perpustakaan Nasional 2016 di TV One. Acara yang mengangkat topik tentang perpustakaan ini berjenis variety show. Data penelitian diperoleh dengan wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian bahwa resepsi pustakawan ternyata memiliki pemaknaan masing-masing terhadap pesan yang disampaikan. Bisa saja tayangan tersebut dihadirkan untuk mendongkrak jumlah khalayak karena TV One barangkali dikenal dengan media yang anti mainstream atau sekedar spectacles TV One agar dianggap pelopor media yang peduli terhadap perpustakaan dan profesi pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi pesan kode dalam tayangan bertajuk “Gemilang Perpustakaan Nasional 2016” di TV One diketahui ada tiga pembacaan. Negotiated meaning yang bernego dengan identitasnya sebagai pustakawan yang disembunyikan ketika berinteraksi dengan profesi lainnya di masyarakat (informan Dn). Decoding oposisional dimana informan Sw memahami encoding bahwa tidak mengalami perlakuan yang tidak baik dari profesi lainnya. Posisi hegemonik-dominan ketika informan Bd dan Fl menerima tayangan bertajuk “Gemilang Perpustakaan Nasional 2016” secara penuh.

 

 


Keywords


resepsi; televisi; enkoding; dekoding; perpustakaan.

Full Text:

PDF

References


Alasuutari, P. (1999). “Introduction: Three Phases of Reception Studies”. Dalam Rethinking The Media Audience: The New Agenda. London: Sage Pub.

Althusser, L. (1971). Ideology and Ideological State Apparatuses (Notes Towards an Investigation). Dalam L. Althusser (Ed.), Lenin and Philosophy and other Essays. New York: Monthly Review Press.

Ang, I. (1991). Desperately Seeking the Audience. London/ New York: Routledge.

Ang, I. (1985). Watching Dallas: Soap Opera and the Melodramatic Imagination. New York: Routledge.

Baran, S.J. (2003). Introduction to Mass Communication and Media: Media Literacy and Culture. 3rd edition. America: Mc Graw Hill.

Barker, C. (2015). Cultural Studies: Teori & Praktik. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Burton, G. (2011). Membincangkan Televisi: Sebuah pengantar kajian televisi. Yogyakarta Jala Sutra

Burton, G. (2012). Media dan Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra

Davis, H. dan Paul W. (penyunting). (2010). Bahasa Citra, Media. Yogyakarta: Jalasutra.

Durham, M. G. & Douglas M. K. (2006). Media and Cultural Studies. UK: Blackwell.

During, S. (1993). The Cultural Studies Reader. 2nd Edition. London and New York: Routledge

Effendy, O. U. (2000). Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti

Fiske, J.(1987). Television Culture: Studies in Communication Series. New York: Routledge

Halbwachs, M. (1992). On Collective Memory. Chichago: The University of Chichago Press.

Hall, S., et. al. (2011). Budaya Media Bahasa: Teks Utama Perancang Cultural Studies 1972-1979. Yogyakarta: Jalasutra.

Hall, S. (1980). “Encoding/decoding”. Dalam Centre for Contemporary Cultural Studies (Ed): Culture, Media, Language: Working Papers in Cultural Studies, 1972-79. London: Hutchinson, pp. 128-138.

Ida, R. (2014). Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya. Jakarta: Prenada Media Group.

Katz, E. & Liebes, T. (1990). Interacting With “Dallas”: Cross Cultural Readings of American TV. Canadian Journal of Communication,15 (1), 45-66.

Littlejohn, S. W. dan Foss, K. A. (2005). Teori Komunikasi: Theories of Human Communication, 9th ed. Jakarta: Salemba Humanika.

Lull, J. (1990). Inside Family Viewing: Ethnographic Research on Television’s Audiences. London: Routledge.

McQuail, D. (1997). Audience Analysis. London: SAGE.

McQuail, D. (2002). McQuail’s Reader in Mass Communication Theory. London: Sage Publication Ltd.

Morley, D. & Brunsdon, C. (1999). The Nationwide Television Studies. London and Yew York: Routledge.

Morley, D. (1980). The Nationwide Audience: Structure and Decoding. London: BFI.

Morley, D. (1986). Family Television: Cultural Power and Domestic Leisure. London: Comedia.

Morley, D. (1992). Televisions, Audiences, and Cultural Studies. London: Routledge.

Neuman, W. L. (2000). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. Needham Height MA: Allyn & Bacon.

Sumber Internet:

http://dev.perpusnas.go.id/gemilang-perpustakaan-

nasional-2016-apresiasi-untuk-pengembangan-perpustakaan-minat-baca/

http://kbbi.web.id/

http://kelembagaan.perpusnas.go.id/beranda/

visimisi/#ixzz40spWQzZ6

http://mediaindonesia.com/news/read/61996/gemilang-

perpustakaan-nasional-apresiasi-dan-persembahan-untuk-masyarakat/2016-08-17

http://www.perpusnas.go.id/2017/04/selamat-jalan-tokoh-perpustakaan-indonesia-mastini-hardjoprakoso/

http://www.tvonenews.tv/ http://www.youtube.com (Segmen 1-5 Gemilang

Perpustakaan 2016) https://twitter.com/perpusnas1




DOI: https://doi.org/10.37014/medpus.v25i1.187

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Media Pustakawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Jurnal Media Pustakawan (e-ISSN:2685-3396), p-ISSN:0852-9248).