Media Komunikasi Efektif pada Layanan Jasa Informasi: Studi Kasus di Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek)

Rahartri Rahartri

Abstract


Abstrak

 

Kajian bertujuan menganalisis media komunikasi yang digunakan pemustaka di Kawasan Puspiptek, ketika memerlukan layanan jasa informasi. Tujuan khusus adalah: 1) Mengetahui jenis- jenis media komunikasi yang digunakan; 2) Mengetahui jenis media komunikasi yang paling banyak digunakan; 3) Mengetahui alasan pemustaka menggunakan jenis media komunikasi tersebut. Digunakan metode deskriptif kuantitatif, dilengkapi wawancara dengan pengguna jasa informasi terkait alasannya menyukai jenis media komunikasi tersebut, selanjutnya disajikan secara deskriptif untuk mendukung dan memperkuat analisis kuantitatif. Dari penelitian disimpulkan sebagai berikut: 1) Jenis media komunikasi yang digunakan oleh pemustaka di Kawasan Puspiptek Serpong adalah e-mail, telepon, WhatsApp, datang langsung ke Perpustakaan; 2) Periode tahun 2014-2018, media komunikasi paling banyak digunakan oleh pemustaka adalah e-mail, diikuti WhatsApp (WA). Dilihat tren per tahun, tahun 2014-2015, e-mail merupakan media komunikasi yang paling banyak digunakan oleh pemustaka ketika membutuhkan layanan jasa informasi. Tahun 2016-2018, WhatsApp merupakan media komunikasi yang paling banyak digunakan oleh pemustaka ketika membutuhkan layanan jasa informasi. Tahun 2018 merupakan tahun WhatsApp, dimana hampir 90% layanan jasa informasi menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi; 3) E-mail banyak digunakan sebagai media komunikasi, karena pesan cepat terkirim ke penerima; tidak memerlukan biaya; praktis; aman; dapat menyertakan lampiran. WhatsApp banyak digunakan sebagai media komunikasi, karena aplikasinya simple (tidak memerlukan password); Langsung terhubung dengan nomor yang tersimpan di kontak hp; WhatsApp merupakan pengganti sms yang praktis dan tepat waktu untuk mengirim pesan; WhatsApp lebih unggul dibanding aplikasi chat lainnya, karena simpel dan mudah digunakan; aplikasi WhatsApp cukup ringan, hemat baterai, dan dapat menghemat data internet.

 

Abstract

 

The study aims to analyze the communication media used by users in the Puspiptek area, when it requires information services. Specific objectives are: 1) Knowing the types of communication media used; 2) Knowing the types of communication media that are most widely used; 3) Knowing the reason the user uses these types of communication media. Quantitative descriptive method is used, with interviews with information service users related to the reasons for liking the type of communication media, then presented descriptively to support and strengthen quantitative analysis. The research concludes as follows: 1) The type of communication media used by users in the Puspiptek Serpong Area is e-mail,

telephone, WhatsApp, coming directly to the Library; 2) The 2014-2018 period, the most used communication media by users is e-mail, followed by WhatsApp (WA). Judging by the trend per year, 2014-2015, e-mail is the communication media that is most used by users when it needs information services. In 2016-2018, WhatsApp is the communication media that is most used by users when it needs information services. 2018 is the year of WhatsApp, where almost 90% of information services use WhatsApp as a communication medium; 3) E-mail is widely used as a communication medium, because messages are quickly sent to recipients; no cost; practical; secure; can include attachments. WhatsApp is widely used as a communication medium, because the application is simple (does not require a password); Directly connected to the number stored in the cellphone contact; WhatsApp is a substitute for SMS that is practical and timely to send messages; WhatsApp is superior to other chat applications, because it’s simple and easy to use; the WhatsApp application is quite light, saves battery life, and can save internet data.


Keywords


Media komunikasi; Layanan informasi; Puspiptek; Media communication; Information services

Full Text:

PDF

References


Ambar. (2017). 15 Macam-macam Media Komunikasi Fungsi. Diakses 1 Maret 2019, dari https:// pakarkomunikasi.com/macam-macam-media-komunikasi

Astika. (2017). Pemanfaatan WhatsApp sebagai Forum Diskusi dan Penyebaran Materi Pembelajaran pada Mahasiswa. Diakses 22 Februari 2019, dari https:// offeringkaduapsip.wordpress.com/2017/10/27/ pemanfaatan-WhatsApp-sebagai-forum-diskusi-dan-penyebaran-materi-pembelajaran-pada-mahasiswa/

Citra, S. (2018). 5 Alasan Kenapa Orang Indonesia, Mungkin Juga Seluruh Dunia Jatuh Cinta Pada WhatsApp di Banding Media Chat Lainnya. Diakses dari https://www.hipwee.com/opini/5-alasan-kenapa-orang-indonesia-mungkin-juga-seluruh-dunia-jatuh-cinta-pada-WhatsApp-di-banding-media-chat-lainnya/

Herawati, E. (2011). Komunikasi Dalam Era Teknologi Komunikasi Informasi. Humaniora, 2(1), 100109.

Jumiatmoko. (2017). WhatsApp Messenger Dalam Tinjauan Manfaat Dan Adab. Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 3(1), 51. https://doi. org/10.21580/wa.v3i1.872

Lagraña, F. (2016). E-mail and Behavioral Changes: Uses and Misuses of Electronic Communications. London: ISTE Ltd.

Larasati, W.; dkk. (2013). Efektivitas Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp sebagai Sarana Diskusi Pembelajaran Pada Mahasiswa. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta.

Ngazis, A. N. (2018). Terus Melonjak, Berapa Jumlah Pesan di WhatsApp Per Harinya? Diakses 18 Februari 2019, dari https://www.viva.co.id/digital/ teknopedia/1034634-terus-melonjak-berapa-jumlah-pesan-di-WhatsApp-per-harinya

Pranajaya; Hendra Wicaksono. (2017). Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp (WA) Di Kalangan Pelajar (Studi kasus Di MTs Al Muddatsiriyah dan MTs Jakarta Pusat). Dalam Prosiding SNaPP2017 Sosial, Ekonomi, dan Humaniora, Vol 7, No.1 (pp. 98–109). Universitas Islam Bandung.

Pusat Data Kawasan Puspiptek (PDKP). (2019). Diakses 25 Maret 2019, dari https://puspiptek.ristekdikti. go.id/pdkp/welcome

Syaifudin, F. (2016). Media Komunikasi Mahasiswa Dalam meningkatkan Prestasi Studi: Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Telstra Corporation Limited. (n.d.). Introduction to E-mail Part 1 (Beginners Guide). Diakses 20 Februari 2019, dari https://www.telstra.com.au/content/dam/ tcom/seniors/pdf/beginners-intro-e-mail-part1.pdf

Variety. (2017). 10 Kelebihan dan Kekurangan E-mail Berbasis Web. Diakses 8 Februari 2019, dari https:// dosenit.com/jaringan-komputer/internet/kelebihan-dan-kekurangan-e-mail

Winarso, B. (2015). Apa Itu WhatsApp, Sejarah dan Fitur-fitur Unggulannya? Diakses 20 Februari 2019, dari https://dailysocial.id/post/apa-itu-WhatsApp


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Media Pustakawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Jurnal Media Pustakawan (e-ISSN:2685-3396), p-ISSN:0852-9248).