Studi Bibliometrik dan Sebaran Topik Penelitian pada Jurnal Media Peternakan Terbitan 2012-2016

Sri Rahayu, Abdul Rahman Saleh

Abstract


Jurnal ilmiah merupakan sumber informasi yang sangat penting karena di dalamnya memuat hasil penelitian dan pemikiran dari para ahli di bidangnya. Hasil penelitian tersebut dituangkan ke dalam tulisan ilmiah berupa artikel. Jurnal Media Peternakan sebagai salah satu jurnal ilmiah akan dikaji pada tulisan ini. Tujuan kajian adalah untuk mengidentifikasi sebaran bidang ilmu/topik penelitian, produktifitas kepengarangan artikel, derajat kolaborasi kepengarangan, keusangan (obsolescence) serta informasi referensi yang digunakan. Data kajian yang diambil dari seluruh artikel Jurnal Media Peternakan yaitu volume 35 tahun 2012 sampai dengan volume 39 tahun 2016. Kurun waktu tersebut Jurnal Media Peternakan memuat 162 artikel dari 392 nama penulis yang berbeda. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebaran topik penelitian yang paling banyak dibahas mengenai pakan ternak atau nutrisi pakan sebanyak 68 artikel (41.98 %), penulis paling produktif adalah K.G. Wiryawan, C. Sumatri, Zakari dan L. Abdullah. Derajat kolaborasi kepenulisan rata-rata Jurnal Media Peternakan adalah (95.06 %). Kolaborasi yang paling banyak adalah sepuluh penulis dalam satu artikel. Pustaka yang paling banyak digunakan adalah artikel sebanyak 83.80 %, Referensi baru (0-5 tahun) 34.22 %, keusangan referensi yang digunakan dalam Jurnal Media Peternakan rata-rata 7,2 tahun.

Keywords


Bibliomentrik; jurnal media peternakan; kolaborasi kepengarangan; sitiran; kemas ulang informasi; referensi.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (1992). Prosedur penelitian: suatu

pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Hartinah, S. (2002). Keusangan dan paro hidup literatur. Dalam Kumpulan makalah kursus bibliometrika, by Sulistyo-Basuki. Depok: Masyarakat Informetrika Indonesia.

Himawanto. (2015). Kajian sitiran terbitan berkala pada kegiatan riset minyak dan gas bumi yang terekam media terakreditasi. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 36(2),125-140.

Himawanto, Setiawan, H., & Sari, LMH. (2015). Karakteristik terbitan berkala bidang perpustakaan di Indonesia. Visi Pustaka, 17(2), 72-85.

Maryono, & Junandi, S. (2012). Indonesian journal of chemistry 2007-2011:Analisis kolaborasi dan institusi. Visi Pustaka, 14(3).

Mustafa, B. (2009). Obsolescence: mengenal konsep keusangan literatur dalam dunia kepustakawanan. Bogor: Perpustakaan IPB.

Natakusumah, E. (2014). Penentuan kolaborasi penelitian dan distribusi pengarang pada Jurnal Teknologi Indonesia. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi 35 (1), 15-24.

Purnomowati, S. (2004). Ciri-ciri kepengarangan dan penggunaan literatur dalam majalah Indonesia bidang ilmu-ilmu sosial. BACA, 28(10),15-29.

Saleh, A.R., & Sumarni, E. (2016). Studi bibliometrik pada Jurnal Standardisasi pasca terakreditasi (2011-2015). Visi Pustaka, 18 (3), 231-240.




DOI: https://doi.org/10.37014/medpus.v24i2.14

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Media Pustakawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Jurnal Media Pustakawan (e-ISSN:2685-3396), p-ISSN:0852-9248).